Diduga Terlibat Penggelapan DDA, Kades Runggu Didemo Warga
![]() | |
| ilustrasi |
Bima, Jerat Online - Puluhan mahasiswa
yang terhimpun dalam pergerakan, Laskar Mahasiswa Dan Pemuda Indonesia ( LMPI)
BIMA, Melakukan unjuk rasa di depan kantor
desa runggu kecamatan Belo Rabu (15/11-17).
Aksi
ini sebagai bentuk protes warga terhadap pemerintah desa yang menjalankan tugas
tidak sesuai dengan UU No 14 tahun 2008, tentang keterbukaan informasi public.
Edian lubis sebagai kordinator lapangan (korlap)
menyampaikan orasinya dihadapan pemerintah desa disaksikan oleh seluruh elemen
masyarakat, mengatan dengan adanya alokasi dana
desa (ADD) yang bersumber dari APBN, kepala desa Runggu telah memanfaatkan
anggaran itu untuk kepentingan personal tanpa menghiraukan nasib masarakat desa
runggu.
“Seperti yang dilakukan saat ini masih
banyak program yang belum ditunaikan,
yakni pembuatan irigasi dengan anggaran 50 juta, bronjongnisasi
di RT 08, pembuatan lapangan volly
dari anggaran tahun 2016 belum kunjung selesai,
pengadaan hand traktor satu unit digelapkan oleh kepala desa Runggu,
pembangunan ruang rawat inap PUSKESDES dengan anggaran 25 juta yang tidak
sesuai dengan fakta, dan pembangunan saluran air limbah desa di Rt 09 dan 05
dengan kisaran anggaran 64 juta tidak sesuai dengan kondisi yang ada,” ungkapnya
Maka
dari itu kami minta kepada Inspektorat
untuk segera mengaudit kepala desa Runggu, karena dinilai telah melakukan
tindakan pidana korupsi, dan cacat menjalankan tugas, praktek korupsi yang
semakin meraja lela, “Peenegak hukum harus memberikan sangsi baik secara lisan maupun tertulis
sesuai dengan aturan yang berlaku”. Ujarnya.
Sampai berita ini diturunkan, kades Runggu belum dapat
dimintai tanggapannya.
[Ocha]


Post a Comment