KPU Kabupaten Bima Melantik PPK dan PPS Di STKIP Tamsis
![]() |
| prosesi pelantikan anggota PPK dan PPS Kabupaten Bima |
Bima,
jerat.co.id - 90 anggota Panitia Pemilihan
Kecamatan (PPK) dan 573 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dalam Pemilihan
Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat tahun 2018. Resmi dilantik oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU)
Kabupaten Bima, Yuddin Chandra Nan Arif, SH MH
PPK
dan PPS yang dilantik adalah perwakilan 18 kecamatan dan 191 desa se-Kabupaten
Bima dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat tahun 2018
Pelantikan
yang berlangsung di aula Auditorium STKIP Taman Siswa Bima Desa Padolo,
Kecamatan Palibelo, Sabtu (18/11/2017) dihadiri Ketua KPU Provinsi NTB, Lalu
Aksar Anshori SP, Kapolres Bima yang diwakili Kasat Intelkam Polres Bima IPTU
Arief Hamid, Kapolres Bima Kota yang diwakili Kapolsek Rasanae Barat AKP Hatta,
Sekretaris KPU dan tiga anggota Komisioner KPU Kabupaten Bima, Zuriati SP, Drs
M. Taufik, Muhammad Waru SH, MH dan tokoh masyarakat.
Ketua
KPU Yuddin CNA dalam sambutanya menyampaikan, ucapan terimakasih kepada Ketua
KPU Provinsi NTB dan tamu undangan yang telah bersedia menghadiri acara
pelantikan PPK dan PPS Kabupaten Bima. "Keberhasilan kegiatan pelantikan
hari ini tidak terlepas dari dukungan teman-teman Komisioner dan Sekretariat
KPU Kabupaten Bima," ungkapnya.
Yuddin,
mengingatkan PPK dan PPS yang kembali terpilih dari Pilkada 2015 agar tidak sombong
dan menjauhi sikap jemawa. "PPK dan PPS yang kembali terpilih jangan
jemawa. Didik teman-teman yang baru agar menjadi penyelenggara pemilu yang
profesional dan mengedepankan etik," ingatnya.
Pria
ramah ini, berpesan agar penyelenggara pemilu tidak berasumsi pelantikan hanya
sebagai kegiatan seremonial saja, tetapi sumpah dan janji yang diucapkan harus
dapat dijadikan pengingat ketika penyelenggara pemilu keluar kode etik.
"Penyelenggara pemilu jangan sekali-sekali menganggap pelantikan sebagai kegiatan
seremonial, jadikan sumpah dan janji yang diucap sebagai alarm yang
mengingatkan kita dalam melaksanakan tugas," pesannya.
Mengakhiri
sambutanya, Yuddin mengajak PPK dan PPS agar bekerja profesional dan penuh
tanggungjawab. "Dalam melaksanakan tugas PPK dan PPS harus bekerja secara
profesional dan penuh tanggungjawab, serta mampu menjaga integritas dan kode
etik sebagai penyelenggara pemilu," tegasnya.
[Leo]


Post a Comment