Desa Melayu Lambu Gelar MTQ TK Desa
![]() |
| kegiatan pra acara |
Bima, jerat.co.id
– Kendati pegearan Musabaqah Tilawatil Qur'an ( MTQ ) tingkat desa Melayu kecamatan
Lambu termasuk paling akhir digelar untuk agenda MTQ tahun 2017, namun hajat
tahunan ini tetap sukses dilakukan.
Dengan tema Ikhtiar
Membentuk Generasi RAMAH Religius, kegiatan ini dibuka secara resmi oleh camat
lambu pada minggu (14/1) tadi malam, antusias warga untuk memeriahkan kegiatan
ini juga sangat tinggi, hal itu ditunjukkan dengan suguhan kesenian qasidah dan
lantunan ayat suci Alquran yang dibawakan oleh para peserta pra acara yang
mayoritas diantaranya adalah peserta usia dini.
Pada kesempatan
itu ketua panitia Muhamad S.Pd.i dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini
terselenggara berkat dukungan semua pihak dan seluruh warga Melayu. Dengan agenda
kegiatan selama 3 hari dengan melibatkan peserta dari seluruh usia. “154
peserta ini terdiri dari anak-anak, remaja dan peserta tingkat dewasa,”
paparnya.
Seluruh kegiatan
terselenggara dengan dukungan anggaran yang bersumber dari dana desa sebesar 16.500.300
ribu rupiah paparnya.
Pada kesempatan
yang sama Kades Melayu Muhide S.Ag memberikan
sambutan, “Momentum pelaksanaan MTQ tingkat desa melayu diharapkan akan menjadi
ajang mengasah keberanian mental generasi untuk siap tampil dan sebagai ajang
mengasah pendalaman membaca ayat-ayat suci Alquran,” harapnya.
Dengan bangga
juga Muhide mengatakan, arena MTQ kali ini cukup megah karena dibangun permanen
dengan kebersamaan para panitia dan masyarakat desa Melayu.
Usai sambutan
kepala desa, Camat Lambu Abdul Rahman S. Sos sebelum membuka secara resmi
kegiatan menuturkan, MTQ adalah salah
satu kegiatan untuk menyambung tali sillaturahim sesama umat, “Dengan adanya
kegiatan ini, maka kita semua mulai dari anak – anak usia dini hingga orang
dewasa dituntut untuk bisa membaca AL- QUR'AN dengan baik dan benar,” jelasnya.
Bahkan katanya,
“Salah satu program kementrian agama RI, para calon pengantin diwajibkan untuk
dapat membaca ayat suci alquran, karena jika tidak maka pernikahan akan ditunda
hingga yang bersangkutan dapat membaca Alquran dengan baik dan benar,” ujar
camat.
Diterangkan,
ajang MTQ tingkat desa adalah salah satu thapan untuk menuju tingkat kecamatan,
karena hasil seleksi ini yang mendapatkan kesempatan untuk menjadi peserta pada
tingkat selanjutnya bahkan sampai ke tingkat nasional, papar camat Lambu lalu
meresmikan kegiatan tersebut.
[Idul]


Post a Comment