Ketua HMI Cabang Bima Desak Penuntasan Kasus RSUD
![]() |
| ketua HMI Cabang Bima Fitriani |
Bima, jerat.co.id – Drama kepulangan mayat bayi dengan menggunakan ‘ojek’
masih terus disorot, kendati pihak RSUD dalam hal ini Dirut langsung mendatangi
keluarga korban untuk menyampaikan permohonan maaf telah dua kali dilakukan.
Pemerintah daerah melalui wakil Bupati Bima pada jumat
kemarin juga telah menemui korban di kediamannya dan berjanji akan mengusut
tuntas kasus yang viral dinyatakan sebagai tindakan ‘kejahatan kemanusiaan’
tersebut.
Ketua cabang HMI cabang Bima Fitriani dalam pernyataan sikapnya jum’at (16/3) menegaskan agar pemerintah daerah
segera mengambil tindakan kepada oknum yang terlibat, “Atas nama HMI Cabang
Bima, saya mengecam kelalaian dan perlakuan kasar oknum pegawai RSUD Bima,”
tegasnya.
Untuk itu, Dirut RSUD Bima adalah yang paling bertanggungjawab
atas persoalan ini, tambah Fitriani
Hal ini perlu diatensi khusus oleh Pemerintah
Kabupaten Bima, “Sebab ini murni kelalaian tersistematis, berkaca
juga dari pengalaman yang terjadi selama ini,
pelayanan pihak RSUD BIMA yang tidak memenuhi standar kenyamanan publik dan
bahkan jauh dari harapan.” Kata Fitriani.
“Semestinya
pelayanan prima adalah hak publik yang harus ditunaikan, kaya atau
miskin sekalipun harusnya menjadi prioritas untuk dilayani, sehingga tidak ada lagi istilah orang miskin dilarang sakit atau lebih
ironisnya, miskin jangan meninggal di rumah sakit,”
tegasnya.
Kecamanan serupa juga dilontarkan ketua PK KNPI Kecamatan
Monta Suharmajid, S.Pd yang dengan tegas meminta persoalan ini segera terurai, “Demi
kepuasan dan rasa nyaman masyarakat,” katanya.
[Jr.2]


Post a Comment