Kenapa Penyalahgunaan Tramadol itu Berbahaya.?
Ini Catatan Rangga Babuju Dari Berbagai Sumber
![]() |
| ilustrasi |
Sehingga Konsumsi Tramadol dapat meningkatkan resiko serotonin
sindrom (nyeri dada, takikardia, tremor, bingung).
Tramadol
mengikat secara stereospesifik pada reseptor di sistem saraf pusat sehingga mengeblok
sensasi dan berkurangnya respon Saraf ingatan (Bagi Manusia Normal dan Sehat)
Jika 1 Biji anda Konsumsi TRAMADHOL/DEXTRO, berarti anda sedang memutuskan 100 Saraf Pengingat Anda (dan silahkan Kalikan dengan jumlah Biji yang anda minum dalam sebulan atau setahun dalam kondisi anda sedang tidak Sakit)
Dan atau 10 Biji anda Konsumsi sama dengan anda mempercepat PIKUN 1 tahun dari umur Pikun normal manusia.
Jika Berbagai Pihak di Dana Mbojo melakukan Pembiaran atas peredaran Tramadhol/Dextro secara Bebas berarti sedang Merencanakan Pembodohan Massal Generasi Pelanjut Peradaban Dana Mbari.
Sama halnya dengan Genoxida (Pembunuhan massal) para 'Ksatria' Sandaka Dana di Bumi Manggusu Waru.
Sebab, bila mereka (Pengguna Tramadol) masih Hidup 10-20 Tahun yang akan datang, Mereka adalah Zombie (Manusia yang hidup tapi pikiran dan akal sudah tidak berfungsi), maka jadilah kita sebagai “pewaris atas kematian generasi dan hancurnya peradaban dana mbojo”.
Jika 1 Biji anda Konsumsi TRAMADHOL/DEXTRO, berarti anda sedang memutuskan 100 Saraf Pengingat Anda (dan silahkan Kalikan dengan jumlah Biji yang anda minum dalam sebulan atau setahun dalam kondisi anda sedang tidak Sakit)
Dan atau 10 Biji anda Konsumsi sama dengan anda mempercepat PIKUN 1 tahun dari umur Pikun normal manusia.
Jika Berbagai Pihak di Dana Mbojo melakukan Pembiaran atas peredaran Tramadhol/Dextro secara Bebas berarti sedang Merencanakan Pembodohan Massal Generasi Pelanjut Peradaban Dana Mbari.
Sama halnya dengan Genoxida (Pembunuhan massal) para 'Ksatria' Sandaka Dana di Bumi Manggusu Waru.
Sebab, bila mereka (Pengguna Tramadol) masih Hidup 10-20 Tahun yang akan datang, Mereka adalah Zombie (Manusia yang hidup tapi pikiran dan akal sudah tidak berfungsi), maka jadilah kita sebagai “pewaris atas kematian generasi dan hancurnya peradaban dana mbojo”.
"Bila satu juta manusia dibunuh, maka akan lahir sepuluh juta manusia yang lainnya. Jika satu peradaban dibunuh, maka satu siiklus kehidupan tidak akan mampu mengembalikannya kembali"
Meng-Hilang-kan satu peradaban sama dengan kita sedang Menumbangkan 'Rumah' kita untuk 7 keturunan. Kehidupan 7 Keturunan kita akan Terombangambing (Generasi Kebingungan) akibat kita melalaikan/membiarkan Peradaban kita runtuh hari ini....!!
KESALAHAN bukan kepada KEKURANGAJARAN Generasi, Tetapi Pada para Pewaris yg terus melakukan Pembiaran..... TERMASUK-KAH KITA......??


Post a Comment