Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Ditemukan Tewas
![]() |
| Kapolsek Monta bersama anggota dan Babinsa setempat di TKP |
Bima, jerat.co.id – Rabu (14/3) Monta Dalam kembali dihebohkan dengan berita duka, ibarat
luka belum kering, dusun Tanjung Baru belum lama ini heboh dengan kasus
pembunuhan yang berujung saling serang dan beberapa rumah warga dibakar.
Hari ini sekitar pukul 05.30 wita seorang pria bernama A. Talib (62) warga RT 12/06 dusun Tanjung
Baru desa Tangga Baru kecamatan Monta kabupaten Bima ditemukan tewas di
kediaman Muhtar salah satu anak kandungnya.
Jasad korban pertama ditemukan istri korban Sarfiah dalam
posisi duduk tidak bernyawa dengan tali yang masih menjerat di leher korban.
Sebelum ditemukan meninggal, korban bersama istrinya
bertandang ke kediaman anaknya yang tidak jauh dari rumah korban. Sementara Muhtar
anak korban saat itu sedang berada di rumah orang tuanya. Istri korban kembali
ke rumah untuk meyiapkan sarapan untuk korban, 30 menit kemudian Sarfiah
kembali mengantarkan kopi untuk korban yang saat itu sudah dalam kondisi tidak
bernyawa. Menyaksikan itu, istri korban histeris dan memanggil warga. Kejadian ini
langsung dikabarkan ke Mapolsek Monta.
Jenazah korban yang telah dievakuasi ke rumah anaknya
bernama Suryadin. Satuan anggota polsek Monta yang dipimpin langsung Kapolsek Iptu Edy
Prayitno, di TKP bertemu langsung dengan keluarga korban dengan
satu kesepakatan tertulis yang disaksikan oleh pemerintah desa setempat, bahwa
kasus yang dinyatakan bunuh diri ini tidak perlu dilakukan outopsi dan visum.
Hasil identifikasi, dari tubuh korban tidak ditemukan ada tanda-tanda
kekerasan, korban juga tidak menjulurkan lidah, dari mulut korban tidak mengeluarkan busa.
Tidak mengeluarkan air seni, dan tidak
mengeluarkan kotoran pada dubur, hanya terdapat
bekas jeratan tali pada leher bagian depan korban.
Setelah surat pernyataan keluarga dibuat sebelum dikebumikan,
jenazah dibawa ke rumah duka yang juga kediaman anaknya bernama Wajadin di Rt. 08
Dusun Tanjung Baru. Untuk kemudian dimakamkan ke TPU setempat.
[jr1]


Post a Comment