Header Ads

RTLH di Teke Belum Tuntas, Warga Masih Numpang Tinggal di Rumah Tetangga

kondisi rumah salah satu warga

Bima,jerat.co.idProgram bantuan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk dua orang warga desa Teke Kecamatan Palibelo masih belum tuntas dikerjakan.

Bantuan yang bersumber dari APBN melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini sudah tiga bulan dikerjakan dan hasilnya masih belum mencapai 40 porsen, sementara anggaran itu telah diberikan kepada pihak pelaksana.padahal jelas bantuan ini.

Padahal sudah jelas untuk peningkatan kualitas rumah sebesar 15 juta sementara untuk pembangunan baru sebesar 30 jt per rumah.

Mirisnya, pemilik rumah terpaksa ikut numpang tidur di rumah tetangga dengan segala kesungkanan dan keterbatasan. Hal ini membuat warga semakin tidak nyaman ingin segera menempati rumah baru yang dibangun.

Faridah (50 thn) pemilik rumah yang terletak di dusun Tolo desa Teke ditemui sabtu (20/10) mengaku resah dengan kondisi rumah yang hingga saat ini belum bisa ditempati, “Sebentar lagi akan masuk musim hujan, apa iya kami harus terus numpang,” keluhnya.

Janji pelaksana saat itu, pemilik rumah akan diserahkan kunci dan siap untuk ditempati, “Sudah dua bulan dengan hari ini, pekerjaan ini seperti telah dihentikan, padahal jika kami punya persediaan uang mending dilanjutkan sendiri asal bisa bersistirahat dengan nyaman di rumah sendiri,” katanya.

Kondisi rumah Faridah juga tidak beda jauh dengan milik Iqbal warga yang juga mendapat program yang sama, bahkan kamar mandi juga belum dibangun.

Warga sangat mengharapkan itikat baik pihak Pelaksana untuk segera menyelesaikan pekerjanya agar mereka dapat menikmati bantuan Rumah Layak Huni ini.

[Jr.2]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.