Dikeluhkan Praktek Pungli Di Lingkup RSUD Bima
![]() |
| RSUD Bima |
Bima,
jerat.co.id – Keluarga pasien gizi buruk asal desa Teke kecamatan Palibelo yang
dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima beberapa hari lalu mengeluh
karena dikenakan tarif untuk biaya rawat inap.
Pasien bernama
Salsabila (3 thn) didiagnosa sebagai penderita gizi buruk sehingga harus
mendapat perawatan intensif di RSUD.
Harusnya pasien
dengan penyakit ini tidak dikenakan tarif apapun alias memperoleh pelayanan
medis secara gratis. Namun oleh perawat yang menangani pasien justru menarik
tarif 128 ribu untuk IGD dan 80 rb untuk obat.
Nur (35 thn)
ibu pasien mengaku sebelumnya tidak mengetahui anaknya menderita gizi buruk,
setelah dokter memeriksa dan menyatakan positif, barulah ia mengetahuinya, “Saat
saya meminta kembali uang itu, pihak perawat menjelaskan uang terebut tidak
bisa dikembalikan,” urai Nur selasa (19/12) di RSUD.
Saat ini pasien
masih dalam perawatan pihak medis di
ruang rawat inap, sementara pihak rumah sakit masih dicoba konfirmasi.
[Ages]


Post a Comment